Tahukah Anda? Wanita Pakai KB Suntik dan Pil Lebih Sulit Orgasme

Written By @ on Kamis, 10 November 2011 | 05.58

Dibandingkan jenis kontrasepsi lain, kontrasepsi hormonal seperti pil KB dan suntik masih menjadi kontrasepsi yang paling banyak diminati wanita termasuk di Indonesia. Dan studi terbaru menemukan bahwa kontrasepsi hormonal membuat wanita lebih sulit merasakan orgasme.

Studi terbaru yang dilakukan oleh ilmuwan di Indiana University menemukan bahwa wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal akan lebih sulit mencapai orgasme dibandingkan dengan wanita yang menggunakan kontrasepsi non hormonal seperti kondom.

Dalam studi ini, ilmuwan mempelajari kehidupan seks dari 1.101 wanita yang setengah diantaranya menggunakan kontrasepsi hormon seperti pil KB, patch (KB koyo) atau KB suntik, dan setengah lagi menggunakan kotrasepsi non hormonal seperti kondom, withdrawal (mencabut penis sebelum ejakulasi) atau vasektomi.

Hasilnya, kedua kelompok wanita tersebut dapat menikmati keintiman, percintaan dan kepuasan seksual secara keseluruhan. Tapi wanita dengan kontrasepsi hormonal memiliki skor lebih rendah pada tingkat gairah seksual, lubrikasi (pelumasan) dan frekuensi orgasme dibandingkan dengan wanita dengan kontrasepsi non hormonal.

Kontrasepsi secara umum adalah cara yang mengagumkan bagi wanita untuk merencanakan keluarga mereka. Perlu dilakukan penelitian lebih ke arah pemenuhan kebutuhan seksual wanita. Sebuah upaya besar telah dilakukan untuk membuat kondom lebih menyenangkan bagi pria/

Menurut Smith, sebagai alat kontrasepsi KB hormonal dapat mengganggu keseimbangan hormon seks wanita, sehingga tidak mengejutkan bila dapat pula mengganggu libido (gairah seksual). Metode kontrasepsi Switching, yang bergantian menggunakan kontrasepsi hormonal dan non hormonal, mungkin dapat melawan efek samping yang tidak diinginkan pada beberapa wanita.

Dikatakan wanita juga dapat menggunakan bantuan seksual seperti sex toy, lubrikan dan cara lain yang dapat menambah percika dan gairah seksual.

Wanita perlu tahu bahwa ada pilihan seperti pelumas (lubrikan) atau produk tambahan lain seksual yang dapat membantu untuk mengurangi beberapa efek negatif yang mereka alami.

Mau share ke Twitter, Facebook anda atau kirim ke email teman anda silakan klik salah satu dibawah ini!



Apa komentar anda....

Artikel yang berkaitan