Jika Anda ingin menjadi suami sabar, berikut ini tips-tips cara bersabar yang baik baik dan benar bagi suami:
1. Perlu diketahui bahwa menjadi suami sabar bukan berarti Anda membiarkan istri dalam kesalahannya. Wajib bagi Anda untuk mengingatkannya apalagi jika perbuatan atau ucapannya sudah melanggar norma. Namun sebagaimana telah diketahui bahwa wanita bagaikan tulang rusuk yang bengkok, jika Anda menasihati dengan keras maka akan membuatnya patah hati namun jika Anda membiarkannya maka dia tetap akan seperti itu. Oleh karena itu nasihatilah dia dengan lemah lembut karena wanita mudah tersentuh hatinya.
2. Jika istri Anda masih mengulangi kesalahannya, nasihatilah lagi jika perlu dengan lebih tegas. Di samping itu Anda tetap bersabar menunggunya untuk berubah, karena untuk merubah suatu kebiasaan bukan hal yang mudah.
3. Jika istri Anda tipe istri cerewet, anggaplah omelannya bagai angin lalu dan tidak perlu ditanggapi. Kalau pun Anda ingin menanggapinya, tanggapilah dengan santai atau pergilah sebentar untuk mencari udara segar.
4. Jangan mudah terpancing emosi saat istri marah. Hadapilah istri dengan kepala dingin karena biasanya istri lebih mudah reda emosinya jika suami bersikap tenang.
5. Jangan sekali-kali menyakiti badan istri terutama wajahnya karena kesalahannya, tahanlah amarah Anda. Jika Anda terpaksa harus memukul karena kesalahan istri sudah tidak dapat ditolerir, maka pukullah dengan pelan tanpa menyakitinya atau meninggalkan bekas misalnya pada tangan dan kaki. Memukul ini pun hanya boleh dilakukan jika telah mengingatkan istri beberapa kali serta sudah memberinya pelajaran dengan tidak menemaninya di tempat tidur, misalnya Anda tidur di sofa. Setelah cara ini dilakukan dan belum berhasil juga, maka memukul tanpa menyakitinya baru bisa dilaksanakan. Ini bertujuan supaya istri dapat instropeksi diri kenapa dia diperlakukan seperti itu.
6. Berilah contoh yang baik padanya serta tetaplah bergaul dengan bijaksana.
Jika Anda ingin menjadi suami sabar maka cobalah untuk mempraktikkan cara bersabar yang baik dan benar. Karena sabar yang salah tidak akan mewujudkan keluarga bahagia yang Anda idam-idamkan. Perlu diingat, ada kalanya Anda lembut dan adakalanya Anda harus tegas.
Suami dalam sebuah keluarga memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat besar. Supaya keluarga bahagia dapat terwujud maka seorang suami dituntut dapat bersikap sabar dan bijaksana terhadap keluarganya terutama istrinya. Jika Anda seorang suami, tentu Anda pernah merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan dari istrinya baik ucapan maupun perbuatan. Mungkin istri Anda cerewet, pemalas, tidak bisa masak, boros, suka ngrumpi, atau bahkan kurang dalam memenuhi hak-hak Anda. Bila demikian keadaannya Anda bisa memilih bagaimana menghadapinya, apakah Anda akan menjadi suami sabar atau sebaliknya. Menjadi suami sabar memang tidak mudah, karena kesabaran itu tak ada batasnya. Namun juga tidak benar jika Anda mengartikan sabar dengan membiarkan istri melakukan apa pun yang dia mau tanpa menegurnya karena cinta Anda yang begitu besar padanya.
Jika Anda ingin menjadi suami sabar, berikut ini tips-tips cara bersabar yang baik baik dan benar bagi suami:
1. Perlu diketahui bahwa menjadi suami sabar bukan berarti Anda membiarkan istri dalam kesalahannya. Wajib bagi Anda untuk mengingatkannya apalagi jika perbuatan atau ucapannya sudah melanggar norma. Namun sebagaimana telah diketahui bahwa wanita bagaikan tulang rusuk yang bengkok, jika Anda menasihati dengan keras maka akan membuatnya patah hati namun jika Anda membiarkannya maka dia tetap akan seperti itu. Oleh karena itu nasihatilah dia dengan lemah lembut karena wanita mudah tersentuh hatinya.
2. Jika istri Anda masih mengulangi kesalahannya, nasihatilah lagi jika perlu dengan lebih tegas. Di samping itu Anda tetap bersabar menunggunya untuk berubah, karena untuk merubah suatu kebiasaan bukan hal yang mudah.
3. Jika istri Anda tipe istri cerewet, anggaplah omelannya bagai angin lalu dan tidak perlu ditanggapi. Kalau pun Anda ingin menanggapinya, tanggapilah dengan santai atau pergilah sebentar untuk mencari udara segar.
4. Jangan mudah terpancing emosi saat istri marah. Hadapilah istri dengan kepala dingin karena biasanya istri lebih mudah reda emosinya jika suami bersikap tenang.
5. Jangan sekali-kali menyakiti badan istri terutama wajahnya karena kesalahannya, tahanlah amarah Anda. Jika Anda terpaksa harus memukul karena kesalahan istri sudah tidak dapat ditolerir, maka pukullah dengan pelan tanpa menyakitinya atau meninggalkan bekas misalnya pada tangan dan kaki. Memukul ini pun hanya boleh dilakukan jika telah mengingatkan istri beberapa kali serta sudah memberinya pelajaran dengan tidak menemaninya di tempat tidur, misalnya Anda tidur di sofa. Setelah cara ini dilakukan dan belum berhasil juga, maka memukul tanpa menyakitinya baru bisa dilaksanakan. Ini bertujuan supaya istri dapat instropeksi diri kenapa dia diperlakukan seperti itu.
6. Berilah contoh yang baik padanya serta tetaplah bergaul dengan bijaksana.
Jika Anda ingin menjadi suami sabar maka cobalah untuk mempraktikkan cara bersabar yang baik dan benar. Karena sabar yang salah tidak akan mewujudkan keluarga bahagia yang Anda idam-idamkan. Perlu diingat, ada kalanya Anda lembut dan adakalanya Anda harus tegas.






